Tampilkan postingan dengan label #DRP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #DRP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Mei 2016

hai kamu.. laki laki dengam senyum menyebalkan


Hai, kamu..
mungkin kamu akan bingung saat membaca tulisan ku ini..

Kamu tahu, kamu berbeda. Kamu tak sama dengan yang lain. Ada yang lain dari senyum mu. Entah apa itu..
Aku selalu butuh senyuman mu. Aku selalu ingin melihat senyum mu. Entah sejak kapan..
Aku suka senyum mu. Aku suka sekali. Dan ini bukan sekedar rayuan. Karna perlu kau tau aku bukanlah seorang perayu. Untuk menyapa mu saja, aku butuh waktu untuk mengumpulkan keberanian.. jadi bagaimana mungkin aku bisa merayu mu..

Kamu berbeda. Kamu tak sama dengan yang lain. Aku suka senyum mu. Aku suka sekali. Entah sejak kapan itu terjadi.
Mungkin sejak kau mengganggu ku. mungkin sejak saat itu aku terpikat pada senyum mu. Mungkin sejak saat itu aku Jatuh Hati pada mu...

Untuk mu laki-laki dengan senyum menyebalkan.. ID :)

Dari perempuan yang diam-diam memperhatikan mu...


DRP
Tangerang, 09032016

Senin, 19 Januari 2015

Hujan, Aku, Kamu dan Kenangan

Hujan..Hujan selalu berhasil membawa mu kembali. Hujan selalu berhasil memutar kembali kenangan tentanng mu. Hujan selalu berhasil meresonasikan rindu yang tak mungkin terbalaskan..

karena mu aku menyukai HUJAN.Dulu Hujan pernah menahan mu lebih lama di dekat ku. bisa membuat ku merasakan hangatnya genggaman tangan mu. Hujan pernah membuat ku larut dalam teduhnya tatapan mata mu.

Dan kini, aku masih menyukai Hujan..Hujan selalu bisa menyembunyikan air mata. Kesedihan. dan Kerinduan yang kian lama kian memuncak.Setiap hujan turun, aku slalu berdoa kamu akan hadir disni. tapi itu tak pernah terjadi.

Hujan..Hujan slalu bisa membawa mu kembali. Hujan slalu bisa meresonasikan rindu ku pada mu..

Hujan.. Ya Hujan akan slalu menyimpan rinduku pada mu.. Hujan akan slalu menyimpan kenangna itu, dan memutarnya lagi stiap kali hujan turun..Dan aku, akan slalu terbawa dalm kenangan itu. Entah sampai kapan........

Selasa, 02 September 2014


Untuk mu, lelaki yang menganggap ku kasat mata....


Saat aku mencoba bertahan disisi mu. Kau acuhkan aku seakan aku tak ada.
Apa aku memang  kehadiran ku tak pernah ada artinya dihidup mu ?
Saat aku memilih untuk  pergi , mengapa kamu tidak menahan ku untuk tetap tinggal ?
Tak pernahkah kau sedikit saja  memikirkan perasaan ku...
Tak bisakah kau menghargai kehadiran ku..

Aku bertahan karena aku mencintaimu. Tapi jika aku terus kau abaikan seperti ini, aku akan pergi. Pergi meninggalkan dirimu.. Meninggalkan semua harapan yang bahkan belum sempat tumbuh.. meninggalkan cinta ytang mungkin sempat tumbuh, namun kau siakan begitu saja.
Aku pergi bukan karena tak lagi mencintaimu. Aku pergi karena aku tahu diri. Aku pergi karena aku tak ingin lagi terluka. Aku pergi karena aku sudah lelah kau abaikan.....



Aku, seseorang yang selalu memperhatikan mu...