Kamis, 31 Januari 2013

Happy Aniversarry RISE #3rdRiseDTBR :)


Hari ini tanggal 31 Januari 2013 RISE ulang tahun yang ke-3. Nggak kerasa banget udah 3 tahun RISE terbentuk.
RISE itu adalah community pecinta MARIO STEVANO ADITYA HALING. RISE sendiri adalah sebuah singkatan dari RIO FANSITE.  Rise terbentuk tanggal 31 Januari 2010. Slogan RISE adalah DARE TO BE RISE yang artiya berani menjadi RISE.
RISE dibentuk sebagai wadah untuk mereka-mereka yang menyukai Rio –runner up di idola cilik 3-. Disini semua orang bisa berbagi cerita dan informasi tentang RIO…
Seiring berjalannya waktu banyak hal yang udah terlewati. Ada yang memilih untuk tetap mendukung dan tetap menjadi RISE. Ada yang berpindah ke community lain karena mereka menemukan idola baru, walaupun separuh hatinya maih tetambat dalam RISE. Ada pula yang memilih untuk keluar dari RISE hanya karna RIO jarang membalas mention mereka di twitter, atau karena gosip-gosip murahan yang terkadang muncul. Tapi itu hak mereka  untuk memilih tetap menjadi RISE atau tidak.
Itu sedikit cerita tentang RISE. Dan sekarang udah 3 tahun RISE terbentuk . udah 3 tahun RISE dan RIO bersama-sama.  Udah 3 tahun RISE mendukung RIO.
Dan kini di hari ulang tahun RISE atau kalo kata anak-anak RISE hari kebangsaannya RISE, izinkan aku untuk memanjatkan sediki doa untuk RIO dan RISE…
Semoga RISE slalu kompak, panjang umur, makin banyak anggotanya, makin sayang RIO, slalu support RIO, slalu ada untuk RIO, ga gampang kehasut sama gosip-gosip ga penting. Pokoknya aku berharap yang terbaik untuk RISE.
Dan untuk our idol MARIO STEVANO ADITYA HALING, tetep jadi RIO yang RISE kenal ya dek. Jangan sombong, tetep sayang sama keluarga dan RISE, slalu bikin kita bangga sama kamu, slalu bersyukur dan berdoa sama Tuhan karena tanpaNya kamu ga akan sampai  seperti ini. Dan satu lagi kalo nanti kamu punya pacar, jangan berubah dan tetep inget kita ya Yo.

WE WILL ALWAYS LOVE AND SUPPORT YOU MARIO J
DARE TO BE RISE J #3rdRiseDTBR


D.R.P

Selasa, 22 Januari 2013

Merindukan mu





Hei kamu, si pencetak senyum.
Apa kabar kamu hari ini ? aku harap kamu slalu dalam keadaan sehat :)
Kamu tau, hari ini aku kembali merindukan senyum mu. Memang bukan hal yang aneh jika aku merindukan senyum mu, karena hampir setiap hari aku merasakannya.
Mungkin buat mu ini lebay atau gombal, tapi ini kenyataannya. Aku memang merindukan mu, bahkan sangat merindukan mu.

Sebenarnya aku lelah terus merindukan seseorang yang tak pernah sadar bahwa ada orang lain yang merindukannya.
Tapi aku tak bisa berhenti untuk tak merindukan mu.
Merindukan mu sudah menjadi kebiasaan baru dalam hidup ku sejak 5 tahun yang lalu. Walaupun harus ada air mata yang menetes dan rasa sakit yang muncul saat aku menrindukan mu, tapi aku menikmatinya.
Menikmati tiap detik saat aku mengingat kamu, menikmati rasa ngilu yang tercipta saat aku sadar semuanya tlah berlalu, menikmati setiap rasa sakit yang muncul saat wajahmu kembali terbayang oleh ku. Aku menikmatinya, bahkan sangat amat menikmatinya, sampai-sampai aku tak sadar bahwa apa yang kulakukan hanya membuat luka dihati..

Kalau kau tanya apakah aku lelah dengan semua ini ? Aku akan menjawab IYA.
Tapi entah mengapa walaupun aku lelah, aku tak bisa berhenti untuk merindukan mu.
Kalau kau tanya apa aku sudah mencobanya ? lagi-lagi aku akan menjawab IYA.
Sudah berkali-kali, bahkan berjuta-juta kali aku mencoba tapi hasilnya tetap sama. Aku GAGAL !

Sekarang gantian aku yang bertanya padamu, pernah kah kamu merindukan ku ??



D.R.P

Surat kedua



Hai kamu si pencetak senyum.
Apa kabar kamu hari ini ? aku harap selalu baik.
Ini adalah surat kedua ku untuk mu, walaupun aku masih tidak tau harus mengirimnya kemana. Dan aku tak tau apakah kamu akan memmbaca surat ku ini, mungkin jika kau dapat membacanya kau akan mengerutkan kening mu dan bertanya-tanya siapa pengecut yang berani mengirimkan surat kaleng ini pada mu.
Aku memang pengecut karena tak berani mengirimkan langsung pada mu, tapi aku punya alasan mengapa aku melakukan ini. Aku hanya tak ingin kamu membenci ku jika kamu tau siapa aku, karna sesungguhnya aku tidak siap menerima kenyataan jika kau membenci dan menghindari ku.
Jadi biarkan aku tetap menjadi pengecut dimata mu, dan jangan pernah bosan untuk meluangkan waktu untuk membaca surat dari ku. Kali ini aku akan bercerita tentang awal pertama kita bertemu, masihkah kamu mengingatnya ??

Waktu itu aku dan kamu ditakdirkan oleh Tuhan untuk masuk di kelas yang sama kelas XI IPS 2. Awalnya biasa saja, kamu sama seperti siswa laki-laki lainnya. Tak ada yang istimewa dari mu.
Pernah suatu ketika kamu tertangkap basah sedang merokok di belakang sekolah, dan saat itu kau harus berkeliling ke setiap kelas untuk mencari siapa saja yang ikut bersama mu saat itu. Tapi saat itu kamu bilang kamu hanya merokok sendiri disana, padahal aku tau ada beberapa teman sekelas kita yang ikut bersama mu . Alhasil karena pengakuan mu itu, kamu dihukum sendirian. Dan menurut ku kamu itu bodoh, sangat bodoh karena kamu menyembunyikan kesalahan teman-teman mu. Tapi akhirnya aku tau apa alasan mu melakukan itu, waktu itu kamu bilang “gue ga mau mereka dihukum juga, biarin gue aja yang kena.” . Dan kamu tau kata-kata mu itu tlah merubah cara pandang ku terhadap mu, ternyata kamu adalah orang yang sangat setia kawan.
Hari demi hari tlah terlalui, aku dan kamu semakin dekat. Entah sejak kapan. Mungkin sejak kamu duduk di samping kanan ku, sejak kamu mulai sering meminjam pulpen ku, sejak kamu mulai sering meminjam catatan ku, sejak kamu sering menanyakan pelajaran pada ku, atau sejak kita mulai terlibat percakapan-percakapan sederhana.
Saat itu aku sama sekali tak pernah berfikir kalau aku akan menyukaimu, karena kamu tidak termasuk dalam kriteria cowok yang aku suka. Kamu adalah seorang cowok berkulit sawo matang, berambut seperti Yesung Super Junior, berlesung pipit, bermata kecil tapi sanggup membuat ku salah tingkah saat kamu menatap ku, berbadan tinggi besar, dan seorang perokok. Kamu itu sama sekali bukan tipe cowok idaman ku, tapi mungkin begitulah cinta. Kita tidak pernah tau pada siapa dan kapan kita akan jatuh cinta.
Kalau kau tanya sejak kapan aku mulai menyukaimu, kau tak akan mendapatkan jawaban dari pertanyaan mu itu. Karena aku sendiri pun tak tau sejak kapan aku menyukai mu, mungkin sejak aku diam-diam mulai memperhatikan mu atau mungkin sejak kamu tiba-tiba hadir dalam mimpi ku. yang aku tau sampai saat ini aku masih dan akan terus menyukaimu. Entah sampai kapan, mungkin sampai aku menemukan seseorang yang mampu menggeser posisi mu dari hati ku atau sampai jantung ini tak mampu lagi berdetak.
 Sebenarnya masih banyak cerita yang ingin aku ceritakan pada mu, tapi aku takut kamu bosan membacanya jika surat ku terlalu panjang kali ini. Dan kamu tidak lagi mau membaca surat ku lagi nantinya. Jadi surat kedua ku ini sampai disini dulu, besok aku akan mengirimi mu surat lagi, aku harap kamu tak pernah bosan ya J

Aku, seseorang yang slalu merindukan mu.






D.R.P

24

 

Hai tuan 24. Masihkah kau ingat dengan angka itu ? pastinya tidak kan, karena sekarang kamu sudah memiliki angka lain yang lebih istimewa.
Tenang, aku tidak ingin mengusik mu dan dia. Aku juga tidak akan memeksa mu untuk mengingat angka itu kok, karena saat ini angka itu hanya kenangan untuk kita.

Oia, tulisan ini aku buat saat aku tiba-tiba ingat akan kebersamaan kita yang hanya sebentar itu. Mungkin saat aku menulis ini kamu sedang asik bercakap-cakap dengan gadis lain disana melalui telpon atau mungkin kamu sedang bersamanya saat ini. Karena malam ini malam minggu, tidak mungkin kamu melewatkannya bukan ?

Kamu tau, sebenarnya aku masih sering teringat akan janji-janji yang dulu sering kau ucapkan pada ku dan semua mimpi bodoh kita. Ya, walaupun semua itu hanya janji-janji palsu.  Saat itu kamu meminta aku agar aku tidak pernah menghilang dan meninggalkan mu sendiri, kamu minta supaya aku tidak mempermainkan perasaan mu, kamu juga bilang kalau kamu ga suka ngeliat aku nangis dan kamu akan berusaha selalu bikin aku tersenyum . Tapi ternyata kamu yang melanggar semua janji itu. Kamu

yang pergi ninggalin aku, kamu yang mempermainkan perasaan aku, dan kamu juga yang bikin aku nangis.
 Ya, aku tau aku bodoh, karena dengan mudahnya percaya pada semua kebohongan yang kau ucapkan. Tapi tak pernah kah kamu berfikir sedikit tentang perasaan ku saat itu ?. Aku tau kamu berbohong saat itu, tapi aku berusaha untuk tak peduli. Kamu tau kenapa ? karena aku percaya pada mu, ternyata kepercayaan ku kamu sia-siakan begitu saja.

Ini bukan salah kamu sepenuhnya kok, karena dari awal memang tidak pernah ada cinta diantara kita kan. Dari awal memang tak ada ketulusan, dan bukan hanya kamu yang berbohong. Aku juga melakukannya, aku telah membohongi kamu dan perasaan ku sendiri dengan mengatakan bahwa aku juga mencintaimu. Saat itu, Aku menerima kamu karena aku pikir dengan adanya kamu aku bisa melupakan seseorang di masa lalu ku. Dan kamu meminta ku untuk jadi kekasih mu hanya untuk pelarian saja kan? Karena saat itu kamu sudah bosan sendiri.


Cinta dan kisah kita memang tidak salah, yang salah hanya waktunya saja. Kita bertemu lagi di waktu yang tidak tepat sama sekali.
aku memang masih bodoh tentang cinta, aku sama sekali ga ngerti tentang semuanya. Tapt kini, karena kamu, aku sedikit mengerti tentang cinta. Aku jadi tau mana yang tulus dan mana yang tidak, mana yang baik dan yang tidak, dan aku juga belajar bahwa tidak semua yang terlihat baik itu memang baik karena kita tidak pernah tau apa yang ada di hati dan pikiran seseorang.
Dari kamu juga aku belajar untuk lebih dewasa dalam menyikapi segala hal, untuk tidak mudah mempercayai seseorang, untuk bisa berkata tidak, untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan jika aku tak mau menyesal, untuk menjadi lebih tegar dan kuat dalam menghadapi masalah, untuk menjadi lebih baik lagi.

Terima kasih untuk 2,5 bulan yang indah. Terima kasih untuk 2,5 bulan yang tak terlupakan. Terima kasih untuk semua pelajaran berharga, kebahagiaan dan kenangan indah yang telah kamu berikan untuk ku. semua itu ga akan pernah aku lupakan. Kamu


dan semua cerita tentang kita yang singkat itu akan selalu aku simpan di dalam hati ku sebagai kenangan indah dalam hidup ku.

24.09.2012-11.12.2012




D.R.P 
 

Senin, 14 Januari 2013

Hujan


Hujan….
Kali ini hujan kembali membawa kenangan serta bayang-bayang mu ditiap rintiknya. Kenangan yang sebenarnya sudah ku simpan rapat-rapat dan ku tinggalkan.
Tapi dalam sekejap hujan membuka kembali kenangan itu.
Ah, andai aku bisa menolak kenangan itu..
Kau tau?  Kenangan itu sebernya menyakiti ku, tapi entah mengapa aku slalu menikmati rasa sakit yang tercipta kala hujan mengingatkan ku dengan kenangan itu..

Masih ingatkah kamu akan kenangan itu??
Saat kamu dan aku tertawa bersama.
saat kamu bertingkah bodoh hanya untuk membuat ku tersenyum.
saat kamu memohon agar aku memaafkanmu, tapi tidak tahukah kamu sebenarnya saat itu aku sama sekali tidak marah padamu.

Sadarkah kamu bahwa selama ini aku menyukaimu.
Aku menyukai senyum mu, tawa mu, suara mu, cara mu menatap ku, cara mu memanggil namu ku, dan semua yang ada di diri mu.
Aku masih ingat saat kamu mau menemaniku menyerahkan tugas saat aku telambat mengumpulkannya. Aku masih ingat saat kamu rela tidak ikut ulangan, karna kamu ingin ulangan bersama ku. Dan aku masih ingat saat kau berjanji akan memberiku coklat, jika aku mau membantu mu menyelesaikan tugas mu..

Taukah kamu, saat kau ada di dekat ku, jantung ini berdetak 1000x lebih cepat dari biasanya. Saat di dekat mu, lidah ini seakan membeku makanya aku lebih banyak diam saat itu. Saat ada di dekat mu aku slalu berharap waktu dapat berhenti, agar aku bisa lebih lama di dekat mu..

Dan kini saat hujan turun, aku berdoa pada Tuhan agar aku bisa bertemu dengan mu lagi dan mengulang semua kenangan itu..

D.R.P