Selasa, 22 Januari 2013

Merindukan mu





Hei kamu, si pencetak senyum.
Apa kabar kamu hari ini ? aku harap kamu slalu dalam keadaan sehat :)
Kamu tau, hari ini aku kembali merindukan senyum mu. Memang bukan hal yang aneh jika aku merindukan senyum mu, karena hampir setiap hari aku merasakannya.
Mungkin buat mu ini lebay atau gombal, tapi ini kenyataannya. Aku memang merindukan mu, bahkan sangat merindukan mu.

Sebenarnya aku lelah terus merindukan seseorang yang tak pernah sadar bahwa ada orang lain yang merindukannya.
Tapi aku tak bisa berhenti untuk tak merindukan mu.
Merindukan mu sudah menjadi kebiasaan baru dalam hidup ku sejak 5 tahun yang lalu. Walaupun harus ada air mata yang menetes dan rasa sakit yang muncul saat aku menrindukan mu, tapi aku menikmatinya.
Menikmati tiap detik saat aku mengingat kamu, menikmati rasa ngilu yang tercipta saat aku sadar semuanya tlah berlalu, menikmati setiap rasa sakit yang muncul saat wajahmu kembali terbayang oleh ku. Aku menikmatinya, bahkan sangat amat menikmatinya, sampai-sampai aku tak sadar bahwa apa yang kulakukan hanya membuat luka dihati..

Kalau kau tanya apakah aku lelah dengan semua ini ? Aku akan menjawab IYA.
Tapi entah mengapa walaupun aku lelah, aku tak bisa berhenti untuk merindukan mu.
Kalau kau tanya apa aku sudah mencobanya ? lagi-lagi aku akan menjawab IYA.
Sudah berkali-kali, bahkan berjuta-juta kali aku mencoba tapi hasilnya tetap sama. Aku GAGAL !

Sekarang gantian aku yang bertanya padamu, pernah kah kamu merindukan ku ??



D.R.P

Tidak ada komentar: